Pernah sekali aku berfikit untuk melepaskanmu, melepaskan semua usaha – usahaku padamu. aku tau, dan aku sadar, karena usahaku tak pernah kau lirik sama sekali, walaupun itu sedikit.
Seberapa
pentingnya dirimu terhadapku? Hingga aku terlalu bodoh untuk menghabisakan
banyak waktu untuk hal ini. Aku mencoba untuk menghindar dari segala sesuatu
yang bersangkutan denganmu, tapi tetap saja kau tak mau pergi dari pikiranku.
Saat
aku mencoba melangkah kedepan, mencoba untuk tidak peduli sama sekali
terhadapmu, mencoba tidak untuk menoleh kebelakang, aku terdiam. Apa cuma ini
usahaku? Apa cuma ini kekuatanku? Jika ada yang indah di belakang kenapa harus
di tinggalkan?.
Aku
berbalik arah untuk kembali mengejarmu, kembali dengan perasaan yang sama, tak
berubah sedikitpun, dan kembali berusaha untuk meluluhkan hatimu. Akan kubawa
kau melangkah maju bersamaku, bersama masa depanku yang telah kusiapkan
bersamamu.
Tak
mudah melepasmu, tak mudah meninggalkanmu begitu saja, walupun saat ini aku dan
kamu belum bersatu dalam perasaan yang sama. Aku sempat menyerah mengejarmu,
tapi itu tidak akan pernah terjadi padaku tanpa ada alasan apapun.
AKU
MENANTI, SAMPAI PASTI.
Writer
: H.R
Di tunggu cerita selanjutnya bang !
BalasHapushehe iya di tunggu ya, makasih.
BalasHapus