Jumat, 26 Februari 2016

Sempat Menyerah


Pernah sekali aku berfikit untuk melepaskanmu, melepaskan semua usaha – usahaku padamu. aku tau, dan aku sadar, karena usahaku tak pernah kau lirik sama sekali, walaupun itu sedikit. 
 
Seberapa pentingnya dirimu terhadapku? Hingga aku terlalu bodoh untuk menghabisakan banyak waktu untuk hal ini. Aku mencoba untuk menghindar dari segala sesuatu yang bersangkutan denganmu, tapi tetap saja kau tak mau pergi dari pikiranku.

Saat aku mencoba melangkah kedepan, mencoba untuk tidak peduli sama sekali terhadapmu, mencoba tidak untuk menoleh kebelakang, aku terdiam. Apa cuma ini usahaku? Apa cuma ini kekuatanku? Jika ada yang indah di belakang kenapa harus di tinggalkan?.

Aku berbalik arah untuk kembali mengejarmu, kembali dengan perasaan yang sama, tak berubah sedikitpun, dan kembali berusaha untuk meluluhkan hatimu. Akan kubawa kau melangkah maju bersamaku, bersama masa depanku yang telah kusiapkan bersamamu.

Tak mudah melepasmu, tak mudah meninggalkanmu begitu saja, walupun saat ini aku dan kamu belum bersatu dalam perasaan yang sama. Aku sempat menyerah mengejarmu, tapi itu tidak akan pernah terjadi padaku tanpa ada alasan apapun.

AKU MENANTI, SAMPAI PASTI.

Writer : H.R

2 komentar: